by

Bintang Muda Berbakat Ramaikan Toraja in Love

MITRANESIA.ID, MAKASSAR –SKV Movie Picture bekerjasama dengan Batara Cinema Indonesia baru saja merilis Featurette film terbaru mereka berjudul Toraja in Love di kanal YouTube. Sejak dirilis pada Kamis (3/10/2019) kemarin, video ini telah ditonton lebih dari 400 kali penayangan.

Dibintangi oleh bintang muda Elsa N. Martin yang berdarah asli Toraja dan berlatar sebagai seorang atlit dan mahasiswa Universitas Hasanuddin dan Umar Meskan yang berprofesi sebagai model dan instruktur fitnes.

Film ini juga turut dibintangi seorang aktor bule bernama Hans Dd Kraker yang telah membintangi puluhan film nasional termasuk Bumi Manusia dan Maipa Deapati & Datumuseng.

Juga ada tokoh antagonis bernama Willy yang akan diperankan dua orang yakni Syahriar Tato yang juga Ketua PARFI Sulawesi Selatan dan Wandi Daeng Kulle (Ketua PARFI Makassar). Selain itu, ada nama Hj. Noufah Patajangi yang juga telah banyak membintangi film nasional produksi Makassar termasuk Uang Panai.

Noufa akan memerankan tokoh Helen di masa tuanya dan di masa mudanya diperankan oleh seorang Model bernama Gaby. Selain nama nama tadi film ini juga akan menampilkan Pelukis senior Zainal Beta, komika Jufhari Arkhies, Mc. kondang Nojeng dan Idris Baba Ong.

Bahkan menurut bocoran dari sutradara film ini, Wandi Daeng Kulle mengatakan beberapa pejabat di tingkat pusat, dan pejabat di Sulsel akan ikut berperan tapi masih kami rahasiakan orangnya.

Para pemain dan sutradara Toraja in Love, yang akan produksi awal Nopember 2019. (foto ist)

Film Toraja in Love sendiri bercerita tentang Cinta Jean (Elsa) dan Rio (Umar) yang ditentang oleh ibu Jean (Hj. Noufah) yang tidak ingin anak semata wayangnya salah dalam memilih pasangan seperti yang dialaminya di masa lalu. Dan demi janjinya pada seseorang Helen harus bersikap tegas pada sang putri namun bukan Rio namanya kalo harus mudah menyerah.
Ada dua settingan dalam film ini yaitu Toraja di Era tahun 90-an dan di era saat ini.

Film Toraja in Love ini juga akan menampilkan pesona wisata tanah toraja, sehingga mereka yg belum sempat ke toraja bisa menikmati pesona wisata tanah Toraja lebih dulu melalui film ini yang kalau sesuai rencana akan ditayangkan tahun depan di bioskop Indonesia.

Batara Cinema yg akan memproduksi film ini sendiri beberapa waktu yang lalu telah melakukan hunting lokasi ke Toraja untuk menentukan titik titik lokasi syuting, menemui pejabat setempat dan melakukan casting di Hotel Misliana Rantepao Toraja utara untuk menjaring talenta talenta berbakat di Toraja yang akan mengisi formasi pemain yang 50 persennya adalah asli berlatar suku Toraja baik yg berdomisili di Toraja, Makassar, Jakarta bahkan ada yang sekarang berdomisili di Paris Perancis.

“SKV Movie Picture sendiri bertugas untuk menangani segala urusan persuratan, ijin, pengurusan jadwal tayang dan syuting di area jakarta,” kata Sutradara Wandi daeng kulle menutup pembicaraan. (*)